Arsip Berita

Upacara Hari Kesadaran Nasional

17 Januari 2019

Pengadilan Agama Garut, 17 Januari 2019, Sudah menjadi rutinias di Pengadilan Agama Garut, untuk memperingati Hari Kesadaran Nasional pada tanggal tujuh belas setiap bulannya. Upacara ini dilakukan setiap tanggal 17, karena diambil dari tanggal Kemerdekaan Indonesia dengan harapan agar para Pimpinan dan Pegawai di Pengadilan Agama Garut dapat memperingati dan mengenang perjuangan para Pahlawan setiap bulannya. Sehingga semangat untuk berjuang dan mengabdi pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, dapat terbarukan. Karena itu, upacara yang diselenggarakan setiap bulannya ini, wajib diikuti oleh setiap Pimpinan maupun pegawai pada Pengadilan Agama Garut, tanpa terkecuali.

WhatsApp Image 2019 01 17 at 09.06.05 1

Pada upacara ini, yang bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Yang Mulia Ketua Pengadilan Agama Garut, Bapak Drs. Fajaruddin Effendy, M.H.. Dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa seluruh Pimpinan dan Pegawai Pengadilan Agama Garut harus dapat bekerja secara profesional, jujur, adil dan disiplin sesuai dengan isi dari Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia. Seluruh Pimpinan dan Pegawai Pengadilan Garut juga harus menghindari praktek suap dan korupsi, sesuai dengan Program Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK-WBBM) yang telah dicanangkan beberapa bulan yang lalu.

WhatsApp Image 2019 01 17 at 09.06.12 1

WhatsApp Image 2019 01 17 at 09.06.11

WhatsApp Image 2019 01 17 at 09.06.08

Selain itu, peningkatan pelayanan para pencari keadilan juga harus menjadi prioritas dan menjadi perhatian serius. Semua proses penanganan perkara harus diselesaikan sesuai dengan tenggang waktu yang diberikan. Jangan sampai ada para pencari pengadilan yang merasa dirugikan dan tidak dapat dilayani dengan baik. Misalnya ada pihak yang meminta produk pengadilan pada waktu yang telah ditetapkan, tetapi tidak dapat diberikan karena belum selesai dikerjakan. Padahal ia sudah datang dari tempatnya yang jauh dari Pengadilan Agama Garut dan telah meluangkan waktunya. Selain di bidang keperkaraan, penyerapan anggaran di bagian kesekretariatan juga perlu diperhatikan. Pada tahun 2019 ini, diharapkan penyerapan anggaran dapat maksimal. Karena itu, semua program kerja harus dapat dilaksanakan sesuai dengan waktunya. Untuk membantu penyerapan anggaran, sidang keliling yang selama ini dilaksanakan tiga kali dalam sebulan, pada tahun 2019 ini diharapkan dapat dilaksanakan empat kali dalam sebulan, sehingga diharapkan pada bulan Juni 2019, anggaran sudah terserap 50 persen. Upacara diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh Yang Mulia Bapak Drs. Abdul Fatah. (AF&KH)