
Garut, 28 Agustus 2025 – Tim Pengelola Keuangan Pengadilan Agama Garut menghadiri kegiatan Sosialisasi Security Awareness Aplikasi SAKTI, Evaluasi, serta Pemberian Apresiasi Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Garut.
Dalam kesempatan ini, hadir Sekretaris PA Garut Ibu Hj. Lia Rosliani, S.HI., MH bersama Pejabat Fungsional Analis Pengelola Keuangan APBN Bapak Sabilil Muttaqien, S.HI., MM, Kasubag Umum dan Keuangan Bapak Gun Gun Gunawan, SH, serta Bendahara Pengeluaran Bapak Iman Haffandy, S.Ak yang mewakili tim pengelola keuangan PA Garut.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala KPPN Garut, Bapak Mushlih, menyampaikan bahwa peran APBN di Kabupaten Garut sangat terasa, baik melalui belanja pemerintah pusat maupun transfer ke daerah. Oleh karena itu, pengelolaan APBN yang tepat, akuntabel, dan berkualitas menjadi tanggung jawab bersama seluruh satuan kerja.
Beliau menambahkan, hingga 30 Juni 2025, APBN yang dikelola KPPN Garut mencapai sekitar Rp5 triliun, dengan Rp1 triliun berupa belanja pemerintah pusat dan Rp4 triliun transfer ke daerah. Realisasi belanja pemerintah pusat pada semester I telah mencapai 48% atau sekitar Rp500 miliar, sementara transfer ke daerah sebesar 40% atau Rp1,8 triliun. Hingga bulan Agustus, progres realisasi belanja pemerintah pusat meningkat menjadi 66,80% atau Rp719,90 miliar, sedangkan transfer ke daerah tercatat Rp3,45 triliun atau 79,5%.
“Alhamdulillah, progres belanja KPPN Garut sampai dengan bulan Agustus sudah berjalan ke arah positif sesuai target. Masih ada empat bulan tersisa, kami berharap realisasi anggaran dapat terus dimaksimalkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Terkait Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), Mushlih mengapresiasi kinerja seluruh satuan kerja di wilayah KPPN Garut yang berhasil mencatatkan nilai 99,96, terbaik se-Jawa Barat, dan diharapkan dapat segera mencapai angka sempurna 100. Meski demikian, ia menekankan agar satker dapat terus meningkatkan pertanggungjawaban UP, kesesuaian dengan RPD, serta capaian output, mengingat bobot penilaian capaian output cukup tinggi, yakni 25%.
Atas capaian tersebut, Ketua Pengadilan Agama Garut, Drs. H. Ayip, MH, memberikan apresiasi kepada tim pengelola keuangan. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian ini. Penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan dedikasi seluruh tim pengelola keuangan PA Garut. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan satuan kerja, termasuk Pengadilan Agama Garut, dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran serta memperkuat komitmen dalam mendukung terwujudnya tata kelola keuangan negara yang lebih baik dan berkualitas.


Pengadilan Agama Garut
Berikan Komentar