
Garut | www.pa-garut.go.id
Garut, 19 Januari 2024 – Menyambut Awal Tahun 2024, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI menyelanggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Tenaga Teknis di Lingkungan Peradilan Agama Secara Daring dengan Narasumber YM Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H.M.H selaku Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan Tema Program Prioritas Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2024 untuk Lingkungan Peradilan Agama. Tema ini perlu diangkat pada bimtek agar supaya seluruh satuan kerja mempunyai persepsi yang sama dalam menyongsong tahun 2024 sehingga tujuan-tujuan dari Badan Peradilan Agama dapat tercapai secara menyeluruh di seluruh daerah di Indonesia.
YM Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H.M.H pada pembukaannya, menyampaikan bahwa Ditjen Badilag MA RI telah mendapatkan penghargaan baik secara internal maupun eksternal Mahkamah Agung, seperti diantaranya satu satuan kerja peradilan agama memperoleh predikat WBBM dari Kemenpan RB, 34 satuan kerja memperoleh predikat WBK dari Kemenpan EB, dua satuan kerja memperoleh predikat Kinerja Pelayanan Publik terbaik dari Kemenpan RB, lima satuan kerja memperoleh sertifikat Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP) dari Ketua MA RI, Ditjen Badilag meraih predikat ‘A’ untuk Nilai Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) selama empat tahun berturut-turut serta meraih anugerah ‘Top Digital Implementation’ Bintang 5 dari majalah ‘IT Work’. Atas dasar hal tersebut, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya.

Fokus Prioritas Ditjen Badilag MA RI yang disebutkan oleh Ketua Ditjen Badilag MA RI setidaknya memuat 4 poin, yaitu penguatan integritas melalui optimalisasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di tiap-tiap satuan kerja serta kegiatan public campaign anti-korupsi dan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Fokus yang kedua ialah penguatan kelembagaan dan kualitas layanan peradilan berupa peningkatan kelas pengadilan dan pendirian satuan kerja peradilan batu serta mengawal peran dan eksistensi lembaga Peradilan Agama yang benar-benar turut serta dalam menyelesaikan problematika hukum di tengah masyarakat. Fokus selanjutnya ialah Peningkatan kepemipinan dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penguatan kepemimpinan dan SDM. Fokus yang terakhir ialah Pengembangan dan pemanfaatan teknolosi informasi yang masih menjadi salah satu program prioritas pada tahun 2024.
Seluruh satuan kerja mengikuti Bimtek ini secara daring di satuan kerja masing-masing, tidak terkecuali di Pengadilan Agama Garut. Bertempat di Ruang Media Center, KPA Garut YM Bapak Drs. H. Ayip, M.H. beserta seluruh tenaga teknis lainnya dengan seksama mendengarkan arahan dari Ketua Ditjen Badilag MA RI. KPA Garut sangat mengapresiasi atas penyelenggaran bimtek, sehingga seluruh pimpinan serta tenaga teknis di seluruh satker dapat mengetahui dan menjadi pertimbangan program prioritas tersebut dalam menyusun kebijakan di satker masing-masing.
(sunny)

Pengadilan Agama Garut